akhir R-Awal ke awal R-Akhir 1429

Masa saya masih kanak-kanak dan sampai besar, di TV2 selalu ada acara Detik-detik pergantian Tahun.

Selamat tinggal tahun xxxx dan selamat datang tahun xxxx+1,

Kenapa hanya tahun yang di-ucapin..? kok bulan tidak, kok hari tidak, kok detik tidak…Ini semua karena kita memang senang dan belum paham akan makna kehidupan.

Bulan lalu adalah Rabiul Awal 1429 H, bulan depan adalah Rabiul Akhir 1429 H. Untuk menentukan awal dan akhir bulan bulan, sesuai namanya kalender hijriyah yang berpedoman pada bulan-lunar (moon), maka ya bulan sebagai satelit bumi yang harus kita ‘lihat’.

Menentukan akhir bulan R-Awal, adalah dengan me’lihat’ bulan tua atau bulan sabit terakhir di bulan R-Awal. Berdasar perhitungan, maka posisi bulan tua akan bisa dilihat mudah adalah pada hari Sabtu, tanggal 5 April 2008 atau 28 R-Awal 1429 H. Mestinya tanggal 29, namun sangat sulit karena terlalu rendah dan posisi bulan terlalu dekat matahari. Pokoknya mustahil…Maka pada Sabtu, 5 April 2008, saya bisa melihatnya dan bisa mengabadikannya, walau kabur (habis keburu…hilang belom sempat atur fokus..)

Inilah akhir dari bulan R-Awal 1429 H, ditandai dengan nampaknya bulan/sabit tua di ufuk timur selepas sholat shubuh sampai terbitnya sang mentari saat sunrise…

Selanjutnya, untuk menentukan awal bulan Rabiul Akhir 1429 H, menggunakan visibiltas hilal muda di ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam atau sunset. Peluang melihat hilal muda penentu awal bulan Rabiul Akhir di ufuk barat adalah Senin tgl 7 April 2008 atau 30 Rabiul Awal 1429 H, dimana ketinggian hilal sangat mungkin yakni di atas 10°.

Saya berusaha melihat hilal muda Rabiul Akhir 1429 H di Surakarta, tetapi langit mendung (padahal siang-sore cukup cerah), lalu saya berusaha melihatnya di Klaten, eh…malah hujan deras..ya sudah gagal melihatnya.

ungkapan: “akhir R awal dan awal R akhir” ini hanya berlaku beberapa hari belakangan ini saja. Tepatnya hari Ahad jam 10:09 WIB, terjadi ijtimak/konjungsi versi Accurate Times nya M. Odeh.

Bahasa CASA ‘perpisahan dan pertemuan dua bulan’. Yakni berlalunya bulan rabiul awal dan tibanya bulan rabiul akhir 1429 H.

Jadi setiap bulan kita mestinya bisa mengadakan acara “Detik-Detik Pergantian Bulan”…tetapi

demikian akhir r-awal dan awal r-akhir…..1429 h

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: