Pelatihan Teleskop Anggota CASA Putra

Muflih Arisa Adnan menjelaskan komponen dan perinsip kerja teleskop

Muflih Arisa Adnan menjelaskan komponen dan perinsip kerja teleskop

Ahad (24/03/2013), anggota Club Astronomi Santri Assalaam putra (CASA pa) mengadakan kegiatan pelatihan teleskop di observatorium Assalaam. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Meski langit kurang bersahabat dan diselimuti awan, peserta tetap bersemangat mengikuti kegiatan ini. Peserta kegiatan ini berjumlah sekitar 20an santri terdiri dari berbagai unit dan kelas. Mulai dari Takhashush hingga kelas 5 (XI MA/SMA/SMK). Bertindak sebagai pemateri adalah Muflih Arisa Adnan.

Pada sesi pelatihan ini, teleskop yang digunakan adalah teleskop analog Sky Watcher. Salah satu alasan penggunaan teleskop analog adalah karena pengoperasian dan perakitan teleskop analog lebih mudah daripada teleskop GoTo. Di awal sesi, pemateri memperkenalkan komponen-komponen penting pada teleskop yaitu tabung teleskop, finder , tripod, dan eyepiece. Setelah perkenalan komponen, pemateri mulai mengajarkan langkah-langkah melepaskan komponen-komponen telesop. Setelah semua komponen terlepas, maka teleskop tersebut dirangkai kembali. Tak lupa juga, teknik kalibrasi finder juga diajarkan pada sesi ini.

Suasana pelatihan pemasangan teleskop

Suasana pelatihan pemasangan teleskop

Setelah peserta diperlihatkan langkah-langkar melepas dan merangkai telesop, peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok berjumlah tiga orang untuk memperaktikkannya sendiri. Peserta tampak cukup semangat ketika mempraktikkannya. Mereka cukup kompak ketika melepas dan merakit kembali teleskop.

Santri CASA putra belajar merakit teleskop

Santri CASA putra belajar merakit teleskop

Di akhir sesi pemateri memberikan kata penutup, meski saat ini tidak semua peserta memiliki teleskop di rumah, tidak ada ruginya mempelajari teleskop. Anggapan bahwa teleskop itu mahal dan ribet ternyata   jauh dari kenyataan. Teleskop analog seperti alat peraga harganya jauh lebih murah dibanding harga lensa tele. Anggapan bahwa teleskop itu ribet tidak terbukti karena banyak santri yang langsung bisa merakit teleskop. Kegiatan ini selesai sekitar pukul 21.30 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: