Hari Astronomi Dunia 2014

AstroDay 2014

AstroDay 2014

Hari Astronomi adalah hari dimana penggemar langit sedang berpesta sembari mengajak masyarakat untuk ikut menikmati keindahan benda-benda angkasa. Hari astronomi ditetapkan hari Sabtu, diantara pertengahan bulan April sampai dengan pertengahan bulan Mei,  saat Bulan mengalami fase setengah awal (umur Bulan sekitar 7 hari).

Perayaan ini dimulai pada tahun 1973 oleh Doug Berger, Presiden Asosiasi Astronomi California Utara. Saat itu ia ingin merakit teleskop di lokasi yang dilalui oleh banyak orang supaya mereka dapat ikut melakukan pengamatan. Peristiwa tersebut akhirnya berkembang dan diikuti oleh banyak organisasi/perkumpulan astronomi hingga sekarang.

Sejak tahun 2007, Hari Astronomi tidak hanya dirayakan di bulan April/Mei saja. Tetapi juga di bulan September/Oktober atau saat musim gugur di Bumi belahan utara. Penentuannya juga sama, yaitu hari Sabtu terdekat dengan Bulan fase setengah awal. Berikut ini adalah daftar Hari Astronomi sejak tahun 2005:

Tahun Hari Astronomi Fase Bulan
2005 16-Apr 16-Apr
2006 06-Mei 05-Mei
2007 21-Apr 24-Apr
2008 10-Mei 12-Mei
2009 02-Mei 01-Mei
2010 24-Apr 21-Apr
16-Okt 14-Okt
2011 07-Mei 10-Mei
01-Okt 03-Okt
2012 28-Apr 30-Apr
20-Okt 21-Okt
2013 20-Apr 18-Apr
12-Okt 11-Okt
2014 10-Mei 07-Mei
04-Okt 01-Okt

Tgl 16 April 2005 adalah hari jadi CASA|Club Astronomi Santri Assalaam. Tgl 10 Mei 2014, usia CASA sudah 9 tahun.

Tahun 2014 ini CASA menggelar agenda istimewa dengan tema “Mengintip Gerbang Semesta”. Agenda ini sengaja ditujukan bagi masyarakat agar ikut merasakan melihat benda langit. Kalau dulu mengamati langit hanya pada waktu malam hari,maka kini siang hari pun kita bisa mengamati langit.

Kalau malam hari banyak objek langit yang bisa kita amati, maka kalau siang kita hanya mampu mengamati Matahari. Meski hanya Matahari, namun di permukaan Matahari ada bintik yang dikenal dengan istilah Sunspot atau Bintik Matahari.

Bintik Matahari adalah granula-granula cembung kecil yang ditemukan di bagian fotosfer Matahari dengan jumlah yang tak terhitung. Bintik Matahari tercipta saat garis medan magnet Matahari menembus bagian fotosfer. Ukuran bintik Matahari dapat lebih besar daripada Bumi. Bintik Matahari memiliki daerah yang gelap bernama umbra, yang dikelilingi oleh daerah yang lebih terang disebut penumbra. Warna bintik Matahari terlihat lebih gelap karena suhunya yang jauh lebih rendah dari fotosfer. Suhu di daerah umbra adalah sekitar 2.200 °C sedangkan di daerah penumbra adalah 3.500 °C. Oleh karena emisi cahaya juga dipengaruhi oleh suhu maka bagian bintik Matahari umbra hanya mengemisikan 1/6 kali cahaya bila dibandingkan permukaan Matahari pada ukuran yang sama.

Sunspot

Sunspot

Bintik Matahari semisal ini yang akan bisa diamati pada agenda Sabtu (10/5) siang.. insya Allah.

Selain Sunspot, pada agenda ini masyarakat juga akan dipersilakan mengamati Bulan sampai pada kawah-kawahnya.

Bulan saat Purnama

Bulan saat Purnama

Objek ketiga yang akan diamati malam itu adalah Saturnus dengan cincin yang mengitarinya. Berikut contoh foto Cincin Saturnus oleh CASA:

Planet Saturnus

Planet Saturnus

 

Selamat Hari Astronomi…🙂

2 Tanggapan

  1. Reblogged this on KECAPI BORNEO and commented:
    Astronomy Day|CASA|Assalaam

  2. […] endar widiah on Hari Astronomi Dunia 2014 […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: