Istiwaa Solo Raya 1 Maret 2015

Istiwaa Solo Raya 1/3/15

Istiwaa Solo Raya 1/3/15

Istiwaa artinya Sama Dua Sisi. Ketika dua buah benda dibagi sama rata akan menjadi dua bagian, maka pembagian itu menghasilkan benda yang sama (sawaa’un). Istiwaa dalam istilah ilmu falak adalah peristiwa di mana posisi Matahari sedang melintasi tepat di atas kepala atau Matahari sedang melintasi titik Zenith. Nah, untuk koordinat kota Solo, maka fenomena itu terjadi pada 1 Maret 2015 ini. Hal yang sama juga nanti terjadi pada 13 Oktober 2015.

Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Hari Tanpa Bayangan atau No Shadow Day. Fenomena pada tanggal 1 Maret 2015 oleh CASA diamati di dua lokasi berbeda: markas CASA di Assalaam Observatory dan di Masdjid Tegalsari Laweyan Surakarta.

Di Observatorium CASA di PPMI Assalaam, fenomena ini diamati oleh Aziz Fajar N dan Muammar Zaky Khatami dipandu oleh ustadz Purnomo dan Pak Triyanto. Hasilnya matahari benar2 melintasi titik Zenith terlihat dari foto yang berhasil diabadikan. Namun, karena saat puncak istiwaa langit Solo tertutup awan, maka sinar Matahari tidak dapat dilihat, dan baru sekitar 4 menit baru bisa diamati saat Matahri sedang tidak tertutup awan.

Matahari sesaat setelah Istiwaa

Matahari sesaat setelah Istiwaa

Hal serupa juga terjadi di Madjid Tegalsari komplek Perguruan (SD) Takmirul Islam. Pengamatan dilakukan oleh ust AR dan Ust Darmawan RHS dan juga ada mas Ichan Sany dari Ichan Observatory Solo. Pada saat puncak dimana Matahari akan melintasi titik Zenit dan sinarnya dapat terlihat di titik tengah Bencet (Sundial) di serambi selatan Madjid matahari sedang tertutup awan, akhirnya foto baru didapat sekitar 5 menit pasca istiwaa.

Sundial Masdjid Tegalsari

Sundial Masdjid Tegalsari

Dari observasi kali ini dihasilkan bahwa Jam Istiwa di Masdjid Tegalsari terlalu cepat sekitar 2 menit. mestinya selisih antara Jam Digital dengan Jam Istiwa sekitar 11 menit menurut perhitungan astronomis, namun dari lapangan didapatkan selisih hanya 9 menit. Hal ini memang tidak berpengaruh besar pada saat adzan Dhuhur karena sudah ada ikhtiyaat meski hanya 2 menit. Sepertinya pohak takmir kesulitan melakukan keliberasi krn awan solo beberapa hari ini selalu berawan bahkan sering juga kalau selepas pagi hujan.

 

Selisih Jam Istiwa-iPhone

Selisih Jam Istiwa-iPhone : 9 menit

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: