Gegap Gempita GMT 16

gegap gempita GMT 16 darmaone_40Gegap gempita Gerhana Matahari Total 2016 begitu terasa oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama yang berkecimpung langsung di dalamnya. Gerhana Matahari Total ini membawa berkah baik bagi pecinta astronomi secara langsung, maupun masyarakat di sekitar lintasan gerhana total dengan dipercepatnya pembangunan di daerahnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Gerhana matahari ini juga ditunggu-tunggu bagi anggota CASA (Club Astronomi Santri Assalaam), meskipun di Solo tidak dilintasi Gerhana Matahari Total. Namun bagi para Eksponen CASA (anggota CASA yang sudah menjadi alumnus pesantren) yang memiliki akses lebih luas selepas dari pesantren, mereka dapat melawat ke kota yang dilintasi Gerhana Matahari Total, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bangka Belitung – Wisnu

2. Bangka Belitung – Azifah

gegap gempita GMT 16 darmaone_63

3. Balikpapan – Esti

Tak inginย ketinggalan dengan teman-teman yang di lintasan Gerhana Matahari Total, para Eksponen CASA yang berada di lintasan partial pun turut serta menyemarakkan GMT di daerahnya. Tak hanya itu, mereka juga membantu masyarakat di sekitarnya untuk mengamati proses terjadinya gerhana dengan aman menggunakan segala peralatan yang ada, baik menggunakan kacamata matahari, bekas rontgen, maupun kamera pinhole. Berikut dokumentasi yang terkumpul:

  1. Depok – Sumayyah

Beda lagi cerita ibu2 kantor sebelah mayya yg ribut pengen dipesenin kacamata “pondokpesantren”…
Pas udh sampe barangnya, langsung di pake di bus pulang kerja, duduk paling depan nantangin matahari. Test drive katanya…
Unfortunately, anak pertamanya masuk RS kmrn lusa krn DBD. Padahal “gerhana matahari” pengen jadi kado ulang tahun anak tsb.
Tapi dasar mmg ibu2 tsb ga pernah ambil pusing, suami sama anak keduanya disuruh pulang ke rumah utk tetap bisa lihat gerhana di atap rumah. Dan action..
Berhubung si ibu cuma pesen dua kacamata dan berpikir kalo di RS g bisa lihat gerhana, jadilah semua kacamata di bawa ke rumah.
Padahal ternyata di rumah sakit kelihatan..
T,T
Dan si kakak termangu di depan jendela…
Si adek??
Tetep aja action sama abinya. mungkin lupa kalo kakaknya sakit dan ulg tahun ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Perum.Mutiara Darussalaam, Pitara, Depok

2. Lampung – Safira

gegap gempita GMT 16 darmaone_30

3. Pemalang – Hibat

4. Semarang – Aziz & Indra

5. Semarang – Iqbal

gegap gempita GMT 16 darmaone_56

6. Surabaya – Pak Amin

gegap gempita GMT 16 darmaone_29

7. Surabaya – Dayinta

gegap gempita GMT 16 darmaone_14

8. Surabaya – Raisa

9. Sidoarjo – Mbak Huda

10. Malang – Fathin

11. Sleman – Rafieiy

12. Sukoharjo – Ustadzah Isticharoh, Ustadz Farchan, Ustadzah Sirikit

13. Banjarmasin – Alvin

gegap gempita GMT 16 darmaone_51

Tak hanya personil CASA saja yang turut menyemarakkan Gerhana Matahari Total ini, berikut dokumentasinya

  1. Langkat, Sumatera Utaraย – Mas Ade Machnun

2. Sukoharjo – Pak Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng)

3. Yogyakarta – Mbak Hanum Rais (Penulis 99 Cahaya di Langit Eropa)

gegap gempita GMT 16 darmaone_72

4. Banjarmasin – Datuk Syaikhu dengan Gubernur KalSel

OBSERVASI GMT DI TANJUNG-TABALONG
Gubernur Kalsel H. Syahbirin Noor, Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani, Datu Syaikhu, mahasiswa dan Ribuan masyarakat Tabalong melakukan Observasi Gerhana Matahari Total (GMT) Rabu 9 Maret 2016 di Lokasi Islamic Center Tanjung.
“Fenomena gerhana matahari inilah yang difirmankan Allah dalam Surah Faathir ayat 13. Dia memasukkan malam ke dalam siang …. dan seterusnya. Maksudnya adalah, Allah jadikan keadaan siang yang terang-benderang tiba-tiba gelap seperti malam dengan cara menutup cahaya matahari dengan piringan bulan sehingga suasana malam hadir di bumi pada saat siang”

gegap gempita GMT 16 darmaone_73

5. Yogyakarta – Sabar Nurrohman, M.Si (Dosen Fisika UNY)

gegap gempita GMT 16 darmaone_74

Membagikan 16 kacamata CASA bagi masyarakat perumahannya

6. Solo Baru – Avengers (Superheroes)

gegap gempita GMT 16 darmaone_79

Pengamatan gerhana matahari sebagian yang dilaksanakan di Observatorium Assalaam ini juga ditayangkan secara langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Observatorium Assalaam merupakan salah satu titik pengamatan dari beberapa titik di Indonesia. Instrumen yang digunakan menggunakan hibah dari Komunitas Astrofotografi Indonesia.

Selama pengamatan GMS di Observatorium Assalaam, ada 9 teleskop yang disiapkan. Teleskop utama di dalam Dome yang khusus diperuntukkan pemotretan otomatis, adalah Vixen ED81S dengan Sphinx Eq.Mount dan kamera DSLR 60Da dgn ND5 solar filter.

Teleskop utama yg berada di anjungan, dikhususkan untuk live streaming adalah set alat hibah dari Komunitas Astrofotografi Indonesia (Ir. H. Agus Mustofa dan Tim) yakni Teleskop William Optics seri 70zs dgn mounting Losmandy. Tenaga live streaming langsung oleh pak Raden Cokro, MTI., dari KemenKominfo RI.

Live Streaming GMT 2016 dari lokasi Sukoharjo dapat dilihat pada link berikut:

http://hilal.kominfo.go.id/

Berikut sebagian suasana saat Live Streaming:

 

Berikut sebagian liputan selama pengamatan:

Berikut Video timelapse proses GMS dari Assalaam (Solo Raya):

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: