Observasi Gerhana Bulan Penumbra

gerhana bulan penumbra darmaoneSelepas dari Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 lalu, fenomena astronomi menjadi viral di sosial media. Salah satunya adalah fenomena Equinox. Terlepas dari itu, fenomena gerhana selanjutnya juga menjadi sorotan, yakni gerhana bulan penumbra yang jatuh pada hari Rabu 23 Maret 2016.

Fenomena ini hanya santer disosialisasikan melalui sosial media, tanpa disorot sedikitpun oleh media massa baik cetak maupun elektronik. Penyebabnya adalah selain susah untuk diamati meskipun dengan bantuan teropong sekalipun, cuaca yang kurang mendukung juga menjadi penyebabnya.

Walaupun tidak mendapat perhatian khusus, CASA (Club Astronomi Santri Assalaam) tetap melaksanakan observasi gerhana ini. Rabu 23 Maret 2016, Selepas Asar, peralatan sudah disiapkan dan tiba-tiba hujan gerimis. Hingga malam tiba dan akhir gerhana pada pukul 20:54 pun, purnama tak kunjung terlihat, tertutup oleh awan tebal.

observasi gerhana bulan darmaone

langit Timur, lokasi moonrise terhalang awan

Pada kesempatan kali ini, tidak hanya CASA saja yang mengamati di Observatorium Assalaam, tapi juga Solo Astronomy Club.

solo astronomy club

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: