Observasi Gerhana Bulan Sebagian – 2017

Observasi GBS 1-8 Agust 2017

Observasi GBS 1-8 Agust 2017

CASA melakukan observasi Gerhana Bulan Sebagian pada saat Bulan mengalami Purnama sekaligus gerhana pada Selasa, 15 Dzulqo’dah 1438 H. Acara diikuti anggota CASA putra dan putri. Juga hadir Solo Astro Club serta tentunya pembimbing CASA ada ust Rohimullah, ustadzah Sirikit dan ustadz AR. Alhamdulillah acara berjalan lancar meski awan lebih sering menyelimuti Bulan. Beberapa foto saat gerhana mulai dan menuju puncak dapat diabadikan. Sholat Gerhana diimami ustadz Ilham Adyatma dan khotbah gerhana oleh ustadz AR. Sampai jumpa di observasi GBT 2018 y.a.d…. 🙂

Beberapa Liputan Media:

URL:

http://www.panjimas.com/news/2017/08/08/kepala-observatorium-assalam-gerhana-bulan-itu-sunatullah-tinggalkan-pikiran-tradisional/

SUKOHARJO (Panjimas.com) – Kepala Observatorium Assalam Sukoharjo, AR Sugeng Riyadi, membenarkan bila malam ini, tepatnya pukul 00:22 Selasa dini hari tanggal 8 Agustus 2017 akan terjadi Gerhana Bulan Parsial (sebagian).

Untuk itu, Sugeng meminta kepada umat Islam untuk mengingat ayat Allah dan mengagungkan nama Allah. Selain itu bagi muslimin yang menyaksikan Gerhana tersebut bisa menegakkan sholat Gerhana dan bersedekah.

“Gerhana Bulan itu sunatullah, kita diperintahkan untuk bertakbir dan menyebut nama Allah, kita sholat, bersedekah, dan beramal sholeh, memahami ayat-ayat Allah,” katanya saat ditemui Panjimas.com di Ponpes Assalam Sukoharjo, Senin (7/8/2017).

Dia mengungkapkan bahwa fenomena Gerhana Bulan bukanlah sebuah hal yang musyrik. Melainkan sudah menjadi sunattullah bahwa posisi Matahari, Bumi dan Bulan jika berada di garis lurus, maka akan terjadi Gerhana.

“Kalau sunatullah maka hal-hal yang tradisional dan magis itu kita tinggalkan. Yang katanya Bulan dicaplok Buto itu ya kita tinggalkan,” tutur dia.

Sugeng mengajak seluruh umat manusia berfikir menggunakan akalnya dengan adanya fenomena alam tersebut. Kejadian Gerhana Bulan tidak lain karena kehendak Allah.

“Kita lalu berfikir, kenapa ya Bulan bisa berubah warnanya. O ternyata Bulan bisa berubah warna karena disinari Matahari. Dengan memahami seperti itu, sebab Allah ciptakan benda langit beredar sesuai dengan dengan kehendak Allah,” pungkasnya. [SY]

http://www.panjimas.com/news/2017/08/07/kepala-observatorium-assalam-sebut-gerhana-bulan-hanya-satu-hari/

SUKOHARJO (Panjimas.com) – Peristiwa fenomena alam bakal terjadi malam ini, Gerhana Bulan Parsial (sebagian) akan terlihat di seluruh wilayah Indonesia.

Secara astronomi, Kepala Observatorium Assalam Sukoharjo, AR Sugeng Riyadi mengatakan gerhana Bulan sudah bisa diperkirakan. Pada Senin (7/8/2017) bertepatan 14 Dulqa’dah 1438 H, merupakan posisi bulan mendekati Purnama. Hari berikut sejak pukul 00:00 dini hari sudah masuk Selasa tanggal 8 Agustus 2017, menurutnya Gerhana akan terjadi pada pukul 00:22 Selasa dini hari (8/8/2017).

“Nanti malam sudah masuk 15 Dulkhodah 1438 Hijriah, nah posisi matahari, bumi dan bulan hampir lurus 100 persen tapi sebenarnya hanya 24,7 persen jadi gerhana tidak total. Kalau kita lihat nanti jam 12 malam bulan itu masih bulat putih atau penumbra. Hanya kita akan bisa amati setelah pukul 12:22, artinya sudah berganti hari,” kata Sugeng pada Panjimas.com, Senin (7/8/2017).

Sugeng menegaskan bahwa dalam kalender Islam, gerhana bulan sebagian akan terjadi di hari Selasa, 15 Dilqa’dah 1438 Hijriah. Penanggalan itu tidak salah jika merujuk kalender Masehi pada Senin malam (7/8/2017) dan Selasa dini hari (8/8/2017).

“Secara Hijriah, gerhana itu terjadi tetap pada hari Selasa tanggal 15 Dulqa’dah, sebab secara Islam hari itu mulai setelah magrib. Jadi Islam itu sangat konsisten, hari dan tanggal sama, gerhana bulan sebagian untuk tahun ini 1438 Hijriah, itu ya hari Selasa,” tegasnya.

Lebih lanjut, masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana Bulan sebagian bisa melihat dengan mata telanjang sebelum pukul 01:00 dini hari.

“Jadi nanti malam sebelum jam 1 dini hari kurang 8 menit, itu bayangan bumi menutupi bulan kira-kira hampir 25 persen. Dari selatan bergerak ke utara sampai jam 01:20. Kemudian lama-lama akan menjauh sampai sekitar jam 2:18,” ungkapnya. (SY)

http://regional.liputan6.com/read/3049982/ayo-nobar-gerhana-bulan-di-pesantren-assalam-malam-ini

Liputan6.com, Sukoharjo – Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, akan menggelar nonton bareng (nobar) gerhana bulan pada Selasa dini hari, 8 Agustus 2017. Nobar fenomena alam tersebut terbuka untuk masyarakat umum.

Pembina Club Astronomi Santri Assalam (CASA), Ar Sugeng Riyadi, mengatakan, kegiatan nobar gerhana bulan akan dipusatkan di observatorium milik Pondok Pesantren Islam Modern Assalam yang terletak di lantai 6 komplek pesantren.

“Untuk nobar nanti akan dipusatkan di anjungan observatorium. Sedangkan yang di observatorium akan dilakukan pengamatan oleh para anggota CASA,” kata dia, Senin (7/8/2017).

Nobar itu dibuka untuk masyarakat umum, tidak hanya terbatas untuk anggota club maupun santri Assalam. Sejumlah komunitas astronomi dari luar pesantren juga sudah konfirmasi untuk ikut menyaksikan fenomena alam itu.

“Kita persilakan masyarakat umum untuk bisa hadir ke anjungan observatorium untuk ikut nobar gerhana bulan. Ada Solo Astro Club yang sudah konfirmasi hadir,” ujarnya.

Kegiatan nobar akan mulai dibuka pada pukul 23.00 WIB. Pasalnya puncak gerhana bulan secara perhitungan astronomi akan terjadi pada pukul 01:20:29 WIB. Adapun persiapan oleh anggota CASA untuk kegiatan pengamatan fenomena alam itu mulai pukul 22.00 WIB.

“Awal gerhana bulan dapat diamati dengan mata pada pukul 00:22:56 WIB dan akan berakhir pada pukul 02:18:12 WIB. Kita menyiapkan lima tele untuk melihat gerhana, tapi tanpa tele gerhana ini juga bisa diamati,” kata dia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: