Rukyat Hilal Ramadhan 1439 H di Observatorium Assalaam

Rukyat Hilal Ramadhan 1439 H di Observatorium Assalaam

Observatorium Assalaam menjadi salah satu titik pengamatan hilal Ramadhan di Indonesia. Pengamatan dihadiri Pimpinan Pondok, dewan kiyai, asatid, perwakilan Kemenag, santri, mahasiswa/i UIN Walisongo, masyarakat sekitar, dll. Selasa (15/5/2018).

Untuk rukyat ini tim CASA dibantu oleh CASAwan dan CASAwati mempersiapkan beberapa alat rukyat. Ada sekitar 5 teleskop, 5 binocular, 1 theodolit , dan beberapa alat lainnya.

Acara dimulai sekitar jam 17:00 WIB, perwakilan pondok dan Kemenang Sukoharjo memberikan sabutan pada kegiatan rukyat ini. Dilanjutkan acara inti yang dipimpin langsung oleh Ustadz AR Sugeng Riyadi, selaku Kepala Pusat Astronomi Assalaam.

Baca juga : Ini 95 Titik Pemantauan Hilal yang Tersebar di 32 Provinsi

Ustadz AR meyampaikan hilal pada hari ini tidak mungkin terlihat. Berdasarkan data hisab posisi bulan saat matahari terbenam menunjukan altitud 0o, elongasi 4o, dan umur 29,47 hari. Sehingga status Rukyat Hilal pada tanggal 29 Sya’ban 1439 H (15 Mei 2018) selepas ghurub (sunset) adalah Istikmal.

Ditamah lagi langit bagian barat yang berawan. Keadaan ini tambah mempersulit dalam pengamatan rukyat hilal. Meskipun demikian kegiatan rukyat berjalan lancar.

Rukyat hilal Ramadhan sesi kedua insyaAlloh dilaksanakan hari Rabu, 16 Mei 2016. Jika langit barat terang kemungkinan besar hilal akan tampak.

“Bersama CASA, Mengintip Gerbang Semesta”

“Bringing Astronomy to The Santri”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: